Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar. (FOTO: Re/narasipeida.net)
BONTANG. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memperketat pengawasan program revitalisasi sekolah. Langkah ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran pendidikan. Disdikbud menyiapkan tim pengawas khusus untuk memastikan program berjalan sesuai aturan.
Meskipun anggaran revitalisasi disalurkan langsung dari pemerintah pusat ke sekolah, Disdikbud tetap mengambil peran aktif. Pengawasan dianggap penting agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan. Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawab daerah dalam menjaga kualitas program.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar, mengatakan pengawasan dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan akan dipantau. Semua proses harus sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pemakaiannya harus sesuai dengan kebutuhan dan petunjuk teknis. Kami akan melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya, Minggu (12/4/2026).
Ia memastikan pengawasan dilakukan secara ketat. Hal ini untuk menjaga integritas program.
Disdikbud juga memastikan seluruh pengajuan telah berbasis data. Data Dapodik menjadi acuan utama dalam menentukan prioritas. Dengan demikian, pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan sekolah.
Tim pengawas akan memantau setiap tahapan kegiatan. Mulai dari administrasi hingga progres fisik di lapangan akan diperiksa.
Hal tersebut, guna memastikan program berjalan tepat sasaran.
Selain itu, Disdikbud menekankan pentingnya akuntabilitas. Setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi menjadi prinsip utama.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan benar-benar berdampak bagi peningkatan kualitas pendidikan,” pungkasnya.
Disdikbud berharap program revitalisasi mehmberikan manfaat maksimal bagi sekolah.
PENULIS: Re