Sekretaris Disdikbud Bontang, Safaruddin. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mematangkan tahapan pengadaan program seragam sekolah gratis guna memastikan distribusi berjalan tepat waktu pada tahun ajaran baru 2026.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Safaruddin, menjelaskan bahwa proses pengadaan akan dimulai pada April 2026 melalui mekanisme lelang terbuka. Tahapan ini menjadi krusial untuk menjamin kualitas dan ketepatan waktu produksi seragam bagi ribuan siswa.
“Kita mulai dari seragam dulu, setelah itu tas. Semua dilakukan bertahap agar lebih terkontrol,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (12/4/2026).
Sebelum kontrak berjalan, Disdikbud akan memanggil calon penyedia guna memastikan kesiapan produksi. Setelah kontrak disepakati, penyedia langsung diminta melakukan pengukuran bagi siswa baru, khususnya jenjang SD dan SMP.
Ham itu dilakukan guna menghindari keterlambatan distribusi serta memastikan seragam dapat langsung digunakan saat hari pertama sekolah.
Dengan jumlah produksi mencapai puluhan ribu stel, Disdikbud menekankan pentingnya manajemen waktu dan koordinasi agar program berjalan sesuai target.
Selain itu, pengawasan terhadap proses produksi dan distribusi juga akan diperketat guna memastikan kualitas seragam tetap sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Hal ini penting agar siswa tidak hanya menerima seragam tepat waktu, tetapi juga nyaman digunakan dalam kegiatan belajar,” terangnga.
Disdikbud juga membuka ruang evaluasi selama proses berlangsung, termasuk menerima masukan dari sekolah maupun orang tua. Evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan program seragam gratis di tahun-tahun berikutnya.
PENULIS: Re