Tampak depan gedung TK Negeri 1 Bontang. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Disdikbud Bontang menjadikan pengaturan rombel sebagai strategi efisiensi. Kebijakan ini diterapkan dalam SPMB 2026/2027. Tujuannya untuk mengoptimalkan sumber daya.
Kabid Dikdas Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar menjelaskan bahwa perencanaan sangat penting. Jumlah rombel disesuaikan dengan kebutuhan. Hal ini untuk efisiensi tenaga dan fasilitas.
Total 13 rombel disiapkan. Daya tampung mencapai 213 siswa. Semua dihitung secara matang.
“Perencanaan ini penting agar tidak terjadi pemborosan. Kami ingin semua berjalan efektif,” tuturnya, Kamis (9/4/2026).
Efisiensi juga berdampak pada kualitas. Sumber daya dimanfaatkan maksimal. Tidak ada yang terbuang.
Sekolah diminta mengikuti perencanaan ini. Tidak boleh menambah rombel sembarangan. Semua harus sesuai aturan.
Disdikbud akan melakukan monitoring. Evaluasi dilakukan secara berkala. Hal ini untuk memastikan efektivitas.
Dengan strategi ini, sistem pendidikan menjadi lebih terarah. Semua berjalan sesuai rencana. Hasilnya lebih optimal.
“Efisiensi adalah kunci dalam pengelolaan pendidikan,” tutupnya.
PENULIS: Re